Sederet Penghargaan Yang Dimenangkan Pemain Chelsea

Keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Premier Inggris musim ini, berbuah kepada sejumlah penghargaan yang diterima oleh para pemain dan juga sang manajer The Blues. Sebut saja nama Eden Hazard dan juga N’Golo Kante yanng masing-masing menerima dua dan empat gelar musim ini. Jangan lupakan sosok manajer Antonio Conte yang sukses memboyong dua gelar pribadi musim ini.

Yokohama Tyres menggelar acara penghargaan dalam merayakan keberhasilan Chelsea menjuarai musim ini. Malam penghargaan yang digelar di Battersea Arena, London tersebut pun berlangsung cukup meriah dengan dihadiri seluruh pemain The Blues dan juga tamu undangan lainnya. Dalam acara tersebut diadakan pula pengaungerahan pemain terbaik dari Skuad London Biru.

Nama Eden Hazard dan N’Golo Kante sukses memenangkan bebrapa penghargaan. Hazard berhasil meraih gelar pemain terbaik Chelsea dan juga trofi gol terbaik berdasarkan versi klub. Sementara itu N’Golo Kante terpilih sebagai Player of The Year versi klub. Ini merupakan gelar keempat Kante musim ini setelah sebelumnya menyabet gelar Premier League Player of the Season, PFA Players’ Player of the Year, dan FWA Footballer of the Year.

N’Golo Kante Player of The Year

Kante kembali mendapatkan Player of The Year

Kante kembali mendapatkan Player of The Year

N’Golo Kante, lagi-lagi berhasil meraih penghargaan pemain terbaik pada musim ini. Kali ini gelandang asal Perancis tersebut terpilih sebagai Player of the Year versi Chelsea. Kontribusi Kante musim ini disebut sangat berpengaruh dalam keberhasilan Chelsea menjuarai Premier League. Berkat perannya di lini tengah, skuat London Biru berhasil meraih gelar juara Premier League 2016-2017.

Selain itu, pemain asal Prancis ini memiliki sifat yang ramah terhadap seluruh rekan setimnya, baik di dalam maupun luar lapangan. Tak heran jika akhirnya penggawa Chelsea memilih gelandang asal Prancis itu sebagai pemain terbaik musim ini. Trofi tersebut diserahkan di pusat latihan Chelsea, Cobham. David Luiz dan Kurt Zouma mendatangi ruang ganti dan menyerahkan gelar itu kepada Kante.

“Karena kami sudah banyak menghabiskan waktu bersama, kami menang dan kalah bersama-sama, dipilih oleh pemain-pemain lain adalah sesuatu yang spesial. Saya menjalani musim yang sangat bagus di sini. Kami kurang beruntung dan tidak menang pada Piala FA, namun ini tetap musim yang bagus dan semoga kami akan lebih kuat lagi pada musim depan,” ujar Kante.

Bagi N’Golo Kante, ini adalah penghargaan pemain terbaik yang keempat pada musim ini. Sebelumnya, dia mendapatkan trofi Premier League Player of the Season, PFA Players’ Player of the Year, dan FWA Footballer of the Year.

Hazard Sabet Trofi Gol Terbaik

Hazard menangkan Trofi Gol Terbaik

Hazard menangkan Trofi Gol Terbaik

Eden Hazard berhasil terpilih sebagai pemain terbaik Chelsea berkat kontribusinya musim ini. Gelar tersebut dianugerahkan pada malam penghargaan yang digelar di Battersea Evolution, London, Minggu (28/5/2017). Bagi Hazard, ini adalah untuk ketiga kalinya meraih penghargaan Pemain Terbaik Chelsea usai sebelumnya meraih trofi serupa pada musim 2013-2014 dan 2014-2015.

Hasil inimembuat Hazard menyamai rekor mantan pemain Chelsea, Frank Lampard yang berhasil meraih titel Pemain Terbaik Chelsea selama tiga kali yaitu pada musim 2004, 2005, dan 2009. Tidak hanya penghargaan Pemain Terbaik Chelsea, Hazard juga sukses memembawa pulang trofi gol terbaik Premier Liga berdasarkan poling di situs resmi klub.

Gol tersebut disarangkan Hazard saat bersua Arsenal pada pekan ke-24 Premier League yang berlangsung di Stamford Bridge, 4 Februari 2017. Menggiring bola dari tengah lapangan, mantan pemain Lille itu berhasil mengelabui tiga pemain Arsenal, yakni Francis Coquelin, Laurent Koscielny, dan Shkodran Mustafi. Bahkan, Hazard membuat Coquelin harus jatuh bangun untuk bisa menghentikannya.

“Biasanya, seusai laga, saya tidak menonton gol-gol itu lagi, namun jika golnya seperti ke gawang Arsenal, saya akan terus menontonnya setiap hari selama seminggu penuh,” ujar Hazard.

Manchester United Juara Meski Diterpa Badai Cedera

Manchester United berhasil memenangkan turnamen Piala Eropa usai menaklukan Ajax Amsterdam kemarin. Dalam babak final yang digelar di Friends Arena, Swedia tersebut, United berhasil menghajar Ajax dengan skor akhir 2-0. Kedua gol The Red Devils dicetak masing-masing oleh dua pemain anyar mereka musim ini, Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan.

Usaha Jose Mourinho menyelamatkn wajah tim setan merah dari keterpurukan musim ini tampaknya berhasil. Sebab di musim yang bagaikan neraka bagi mereka ini setidaknya Pogba dan kawan-kawan berhasil membawa pulang satu trofi ke Old Trafford. Kemenangan ini sekaligus menjadi motivasi skuad asuhan Mourinho untuk bisa tampil lebih baik musim depan.

Kesuksesan Manchester United menjuarai turnamen Piala Eropa musim ini bisa dibilang sangat luar biasa. Karena jika anda semua memperhatikan, The Red Devils bermain tanpa beberapa pilar andalannya seperti Zlatan Ibrahimovic, Marcos Rojo dan masih banyak lagi. Meski begitu, United masih mampu bermain dengan efektif dengan Pogba dan Mkhitaryan sebagai poros di lapangan tengah.

Tetap Dominan Meski Tanpa Ibra

Paul Pogba yang berhasil mencetak gol pembuka Manchester United

Paul Pogba yang berhasil mencetak gol pembuka Manchester United

Menghadapi wakil Belanda, Ajax Amsterdam, Manchester United terpaksa tampil tanpa beberapa pemain andalannya. Dalam laga final yang digelar di Friends Arena, Solna, Swedia Kamis, 25 Mei 2017 dini hari tersebut, United berhasil menang dengan skor 2-0 atas Ajax. Menit-menit awal, kedua tim tidak langsung menyerang secara agresif. Keduanya menunggu sambil menganalisa permainan sang lawan.

Manchester United pun akhirnya berinisiatif untuk mengambil langkah serangan lebih dulu. Mendominasi lini tengah, mereka berhasil memecah kenbuntuan di menit ke-18 lewat aksi Paul Pogba. Membangun serangan dari lini tengah, Pogba yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti berhasil menjebol gawang Ajax yang dijaga oleh Onana setelah sebelumnya membentur salah satu bagian tubuh Sanchez.

Bertanding tanpa sang ujung tombak, Zlatan Ibrahimovic, bukan berarti United akan sulit mencetak gol. Terbukti pada awal babak kedua, Henrikh Mkhitaryan justru berhasil menambah pundi gol Setan Merah. Sang playmaker pun menyelesaikannya dengan tendangan akrobatiknya yang sangat cantik. Meski telah berusaha untuk mengejar ketinggalannya, Ajax tak berhasil juga menembus pertahanan United.

Skor 2-0 pun tidak berubah hingga peluit tanda pertadingan berakhir dibunyikan. Manchester United yang agak melempem di kompetisi domestik kemarin berhasil mengangkat trofi Piala Eropa. Dan dengan kemenangan ini, maka musim depan Marcus Rashfor dan kawan-kawan berhak untuk tampil di ajang Liga Champions Eropa.

Persembahkan Trofi Untuk Korban Tragedi Bom Manchester

Ekspresi kegembiraan para pemain United

Ekspresi kegembiraan para pemain United

Manchester United dijadwalkan untuk menjalani pertandingan final Piala Eropa pada Kamis, 25 Mei 2017 kemarin. Namun, beberapa hari jelang laga final tersebut, warga Inggris khususnya Manchester dikejutkan dengan tragedi bom bunuh diri di Manchester Arena. Dalam kejadian yang kebetulan bersamaan dengan konser Ariana Grande tersebut, sedikitnya 22 orang dilaporkan tewas dan 100 lainnya mengalami luka-luka.

Berkomentar soal tragedi tersebut, defender Manchester United Matteo Darmian mengaku sangat sedih dan prihatin dengan serangan bom yang terjadi di kota Manchester, Inggris. Maka dari itu, Darmian pun berinisiatiif untuk mempersembahkan trofi Piala Eropa tersebut untuk seluruh korban tragedi bom Manchester. Dalam sebuah wawancara usai pertandingan Darmian berkata:

“Peristiwa bom di Manchester Arena merupakan sebuah tragedi dramatis yang menimbulkan kesedihan. Untuk itu, saya persembahkan kemenangan kami ini untuk semua orang yang sedang menderita akibat serangan bom kemarin,” komentar Darmian kepada media setempat.

Ini merupakan trofi Liga Europa pertama untuk Manchester United. Dan dengan keberhasilan mereka ini, mereka berhak mendapat kesempatan untuk bermain di Liga Champions musim depan.